Bandung — NoViralNoJustice | Ribuan kader Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) memadati Kota Bandung untuk mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-23 yang berlangsung pada 10–12 November 2025. Mengusung tema “Solidaritas Tanpa Batas”, kegiatan ini tidak hanya menjadi forum internal organisasi, tetapi juga menegaskan posisi GMBI sebagai kekuatan moral yang terus memperjuangkan hak-hak masyarakat kecil, Senin 10 November 2025
Rakernas berlangsung meriah dan penuh semangat. Para peserta dari berbagai daerah hadir dengan membawa energi persatuan serta tekad memperkuat barisan GMBI dalam membela kepentingan rakyat bawah. Momentum ini sekaligus menjadi penegasan bahwa GMBI tetap konsisten bersuara di tengah maraknya ketidakadilan sosial dan derasnya arus disinformasi publik.
Yang menjadi perhatian khusus, area kegiatan Rakernas dipenuhi karangan bunga ucapan selamat dari berbagai pihak. Di antara yang paling mencolok adalah karangan bunga dari Presiden Republik Indonesia serta Wakil Presiden Republik Indonesia. Kehadiran ucapan tersebut menjadi bentuk pengakuan nyata terhadap eksistensi dan kontribusi GMBI sebagai lembaga yang berkomitmen memperjuangkan keadilan, solidaritas, dan aspirasi masyarakat bawah.
Dukungan serupa juga datang dari lembaga pemerintahan, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat, hingga para aktivis nasional. Deretan karangan bunga itu menjadi simbol bahwa perjuangan GMBI kini tidak hanya dirasakan di akar rumput, tetapi turut diperhatikan di tingkat nasional.
Dengan mengangkat tema “Solidaritas Tanpa Batas”, Rakernas ke-23 GMBI menegaskan satu pesan penting: perjuangan harus terus berlanjut, solidaritas tidak boleh pudar, dan kebenaran harus tetap disuarakan — karena tanpa viral, sering kali keadilan tak sampai.
Laporan : Muh Ali





